-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan


 

Iklan






 

Pemuda 18 Tahun di Sebulu Ditemukan Gantung Diri

| March 14, 2024 WIB | 0 Views Last Updated 2024-03-14T08:31:43Z
Gardakaltim - KUKAR,
Polsek Sebulu melakukan evakuasi terhadap pemuda 18 tahun berinisial AAS, yang ditemukan gantung diri, di rumahnya yang terletak di Kecamatan Sebulu, pada Selasa (12/3/2023/4) sekitar pukul 20.30 WITA. Jasad korban ditemukan oleh Jauhariah, yang merupakan nenek korban.

Awalnya nenek korban mencari keberadaan korban, karena tidak kunjung pulang saat memasuki waktu berbuka puasa. Sehingga saksi mencoba mencari korban di rumah tempat korban biasa tinggal yang berada diseberang jalan. Saat sampai dirumah tersebut, nenek korban mencoba menggedor pintu rumah namun tidak ada yang merespon.

Nenek korban pun mendorong jendela dan masuk kedalam rumah melewati jendela sambil memegang senter. Selanjutnya nenek korban masuk ke dalam rumah dan berusaha mencari korban dengan menggunakan senter, karena didalam rumah memang tidak ada lampunya. Ternyata nenek korban menemukan korban sudah dalam keadaan tergantung di tali ayunan.

"Kemudian nenek korban keluar dari rumah sambil berteriak meminta pertolongan kemudian tetangga dan warga berdatangan dan membantu untuk menurunkan korban dari tali gantungan tersebut," ungkap Kapolres Kukar, AKBP Heri Rusyaman.

Selanjutnya nenek korban pun melaporkan peristiwa tersebut kepada kepala dusun dan melaporkan ke Polsek Sebulu. Dengan adanya peristiwa tersebut anggota Polsek Sebulu bersama Tim Inafis Polres Kukar, menuju TKP dan langsung melakukan olah tkp. Dari hasil olah TKP tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan baik di TKP maupun pada jenazah korban. 

Saat akan dilakukan visum, namun pihak keluarga menolak untuk membawa korban ke rumah sakit dan menolak untuk dilakukan  visum, pihak korban menyampaikan bahwa peristiwa tersebut adalah murni bunuh diri karena memang tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan dan pihak keluarga sudah mengikhlaskannya.(*/)

Sumber: Humas Polda Kaltim.
×
Berita Terbaru Update